Asosiasi Konsultan Pendamping UMKM dan Koperasi Indonesia atau dalam Bahasa Inggris disebut Business Development Service-Provider (BDS) Wilayah Kalimantan Barat resmi dilantik di Hotel Navara, Pontianak, Jumat (1/4) pagi. Muhammad Fahmi, SE, Ak, MM yang merupakan ketua DBS Kalbar sekaligus ketua panitia acara mengatakan, DBS Kalbar merupakan provinsi ke-30 yang dilantik oleh DBS Indonesia Pusat. “Ada empat provinsi lagi yang belum dilantik,” ujarnya. Fahmi mengibaratkan DBS semacam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dimana anggota IDI terdiri dari para dokter yang berpraktek secara umum maupun di rumah sakit. Sedangkan ‘rumah sakit’ bagi para pelaku UMKM disebut PLUT (Pusat Latihan Unit Terpadu). Penasehat DBS Kalbar, Dr. Irfani Hendri, SE, MM sangat menyambut baik pelantikan para konsultan pendamping UMKM dan Koperasi ini. ia mengatakan bahwa program pendampingan ini sudah lama dinanti oleh para pelaku UMKM di Kalbar agar mereka dapat ‘naik kelas’ dari skala mikro ke skala kecil dan mene...