Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tujuan UKMRiau

ASOSIASI BDS INDONESIA HADAPI MEA, UKM

Asosiasi Konsultan Pendamping UMKM dan Koperasi Indonesia atau dalam Bahasa Inggris disebut Business Development Service-Provider (BDS) Wilayah Kalimantan Barat resmi dilantik di Hotel Navara, Pontianak, Jumat (1/4) pagi. Muhammad Fahmi, SE, Ak, MM yang merupakan ketua DBS Kalbar sekaligus ketua panitia acara mengatakan, DBS Kalbar merupakan provinsi ke-30 yang dilantik oleh DBS Indonesia Pusat. “Ada empat provinsi lagi yang belum dilantik,” ujarnya. Fahmi mengibaratkan DBS semacam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dimana anggota IDI terdiri dari para dokter yang berpraktek secara umum maupun di rumah sakit. Sedangkan ‘rumah sakit’ bagi para pelaku UMKM disebut PLUT (Pusat Latihan Unit Terpadu). Penasehat DBS Kalbar, Dr. Irfani Hendri, SE, MM sangat menyambut baik pelantikan para konsultan pendamping UMKM dan Koperasi ini. ia mengatakan bahwa program pendampingan ini sudah lama dinanti oleh para pelaku UMKM di Kalbar agar mereka dapat ‘naik kelas’ dari skala mikro ke skala kecil dan mene...

Tujuan Koperasi Tercapai, Angka Kemiskinan Menurun

Pekanbaru (Diskop UMKM Riau) – Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Riau Bpk, Drs. Dahrius Husin, M.M mengatakan dalam pembukaan Diklat Perkoperasian Angkatan II bagi pengurus dan pengelola Koperasi Se-Provinsi Riau, Selasa(12/04/2016) , koperasi bisa menurunkan angka kemiskinan bila, tujuan koperasi tercapai. “ Ini adalah komitmen kita bersama komitmen dari pada Pembina koperasi dan komitmen kepada gerakan koperasi, bila kedua komitmen ini berjalan dengan baik maka saya yakin tujuan koperasi dalam mensejahterakan anggotanya dan masyarakat bisa tercapai dan bisa kita pastikan koperasi mampu menurunkan angka kemiskinan dan koperasi mampu menurunkan angka pengangguran ”, ujar Dahrius Husin. Dan bila ini tercapai maka kita bisa berbangga bahwa koperasi telah memiliki manfaat bagi masyarakat, sebagai gambaran bahwa jumlah koperasi yang ada di Riau tercatat pada akhir tahun 2015 mencapai 5185 unit koperasi namun yang aktif hanya 3124 unit saja. Tidak aktifnya koperasi dapat di tandai d...