Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label bisnis di riau

Ciptakan Wirausaha Baru di Kota Khatulistiwa

UKM Riau - Inkubator Bisnis UMKM Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalbar telah berjalan sejak 2012 silam. Selama empat tahun berjalan, peserta program Inkubator Bisnis UMKM BI Kalbar sudah memasuki angkatan ke-10. Setiap tahun hanya membuka satu kelas di semester awal dan 1 kelas di semester 2. Jumlah peserta dibatasi hanya sekitar 20-25 orang per kelas. Dan biasanya yang lulus sekitar 50 persen. Mereka akan dibina oleh pihak Inkubator BI dan mendapat pelatihan untuk alumni. “Tapi di 2016 ini kita membuka 7 kelas untuk semester II 2016, ditambah 1 kelas di Lembaga Pemasyarakatan,” ujar Hatta Siswa Mahyaya, pelatih sekaligus fasilitator Program Inkubator Bisnis UMKM BI Perwakilan Kalbar. Program Inkubator Bisnis UMKM BI ini terbuka bagi siapa saja yang berminat menjadi wirausaha, bahkan diutamakan bagi yang masih menganggur dan putus sekolah. Hatta menambahkan, peserta Program Inkubator Bisnis BI akan dilatih selama enam bulan dengan 7 fase latihan. Fase 1. Motivasi Pada fase ini, piha...

Riau Alami Inflasi 1,06 Persen

Riau Alami Inflasi 1,06 Persen ,  Tiga gabungan kota di Provinsi Riau yakni Kota Pekanbaru, Dumai dan Tembilahan mengalami inflasi sebesar 1,06 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 124,36 pada Juli 2016 yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri (lebaran). Yang mana, tingkat inflasi tahun kalender Januari 2016-Juli 2016 sebesar 1,04 persen. Sedangkan inflasi tahun ke tahun (year on year) pada Juli 2016 terhadap Juli 2015 sebesar 2,38 persen. "Tiga gabungan kota IHK di Riau mengalami inflasi," kata Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Zulkifli, Senin (1/8/2016) di Pekanbaru. Dijelaskan Zulkifli, inflasi Riau Juli 2016 terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada semua kelompok pengeluaran, yakni kelompok bahan makanan sebesar 2,43 persen, diikuti kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 1,53 persen, kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,64 persen. Kemudian, kelompok pendidikan, rekreasi d...