Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2016

Wow Keren, Izin UKM Bisa Dikeluarkan di Tingkat Desa

JAKARTA - Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) menyatakan proses perizinan bagi pelaku usaha kecil kini semakin mudah. Hal ini sejalan dengan diterapkannya Peraturan Pemerintah (PP) No 98/2014 tentang Perizinan untuk Usaha Mikro dan Kecil. PP tersebut diyakini akan mendorong berkembangnya jumlah UKM di dalam negeri sehingga bisa berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional. “Kita terus melakukan sosialisasi perizinan terbaru yang lebih simpel dan mudah. Kalau dulunya perizinan bisa berlapis-lapis, kini hanya satu lembar saja,” ujar Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga saat menerima audiensi KORAN SINDO dan Sindonews.com di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM di Jakarta, Selasa (9/12/2014). Dia menambahkan, sejak PP itu diterbitkan pemerintah harus melakukan sosialisasi dan dukungan pemerintah daerah (pemda). Untuk itu, pihaknya juga berkordinasi dengan instansi lain seperti Kementerian Dalam Negeri dan dinas-dinas yang ada di daerah. Me...

Keuntungan MEA bagi UKM di Indonesia

JAKARTA - Womenpreneur Community memandang era perdagangan bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) akan memberi keuntungan tersendiri bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia. Untuk itu, MEA harus dilihat sebagai peluang bukan hambatan. Founder Womenpreneur Community Irma Sustika mengemukakan, dengan diterapkan MEA pelaku usaha nasional diberi keuntungan bisa mengenalkan produknya di kancah internasional. "Bisnis itu bukan hanya modal nekat, tapi dibangun. Ibarat membangun gedung harus ada blue print, gedung pasti ambuk karena fondasinya tidak kuat, begitu juga usaha. Untuk itu, dibutuhkan network dan tahu siapa marketnya," ujar Irma, dalam talk show bertema 'Kesiapan UKM Perempuan pada Era Masyarakat Ekonomi ASEAN' di Jakarta, Kamis (10/12/2015). Dia menjelaskan, melalui komunitas Womenpreneur hingga saat ini sudah terdapat 12.000 wirausaha perempuan yang tergabung dari seluruh Indonesia. Sebagian besar dari mereka belum cukup siap menghadapi MEA. Namun, ...

Hadapi MEA, Bupati Siak Berharap Bank Riau-Kepri Perkuat Kewirausahaan Masyarakat

Hadapi MEA , Bupati Siak Berharap Bank Riau-Kepri Perkuat Kewirausahaan Masyarakat.  SIAK SRI INDRAPURA - Kesepakatan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) untuk saling memperoleh peluang, terkadang juga menimbulkan persaingan berat apabila tidak dibarengi kemampuan yang berkompeten. Untuk itulah, Bupati Siak, Syamsuar mengharapkan seluruh elemen masyarakat Siak dapat mengembangkan sektor kewirausahaan, dibantu dengan keberadaan Perbankan. Insya Allah MEA justru akan menjadi peluang kita untuk Go ASEAN. Jangan kalah bersaing,” kata Bupati Siak, Syamsuar, saat meresmikan gedung kantor baru Bank Riau-Kepri dan Kedai Bank Riau-Kepri Sabak Auh, dijantung Kota Siak Sri Indrapura , Senin (21/03/16). Ia pun mengharapkan, masyarakat dapat besirnergi sistemik dengan pengembangan sektor kewirausahaan di daerah. Hal tersebut dapat ditempuh dengan melibatkan secara menyeluruh stakeholder dan ekosistem kewirausahaan. Diantaranya, pelaku usaha, pengambil kebijakan, akademisi, pendamping, dan Perbankan di...

Pelaku UKM Harus Hijrah ke Digital, Agar Punya Daya Saing

Jakarta - Pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia sudah saatnya hijrah dari model bisnis tradisional ke digital untuk meningkatkan daya saingnya. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Enterprise dan Businesss Services PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) Muhammad Awaluddin Saat menjadi pembicara di ajang Global Advanced Research Conference on Management and Business Studies (Garcombs) 2015 di Sanur, Bali Rabu (14/10/2015) kemarin. "Pada 2013, UKM berkontribusi sekitar 60 persen bagi Gross Domestic Product (GDP) Indonesia. Untuk lebih memperkuat daya saing, sudah saatnya pelaku UKM hijrah ke digital (goes digital) karena teknologi bisa membuka banyak peluang," ungkap Awaluddin seperti dikutip dalam keterangan tertulis, Kamis (15/10/2015). untuk mendorong UKM bisa goes digital, dibutuhkan beberapa hal seperti peningkatan akses broadband, mentransformasi pelaku UKM menjadi pebisnis digital, memperluas pembayaran elektronik, memperluas akses ke layanan keuangan, ...

Inspirasi Bisnis : Kisah Penjual Pecel yang Kini Mampu Beli BMW

Surabaya - Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengungkapkan, pemberdayaan ekonomi melalui program 'Pahlawan Ekonomi' telah membuahkan hasil. Program Pahlawan Ekonomi sendiri telah berjalan 5 tahun yakni tahun 2010. Risma menerangkan dalam program ' Pahlawan Ekonomi ', masyarakat yang bergelut di UKM diberi pelatihan mengenai produksi, menjaga kulitas, hingga tahap pemasaran. Alhasil, program tersebut membawa kesuksesan karena seorang pengusaha pecel semanggi kini mampu membeli mobil. "Ibu ini (Aminah) ketemu saya, cerita sekarang bisa beli mobil, jadi semanggi seperti pecel tapi jual online . Terima pesanan jam 12 malam pun dilayani," kata dia di acara Program Pelatihan Kewirausahaan (PPK) Sampoerna di Surabaya, Sabtu (5/9/2015). Menurut Risma, cara berjualan Aminah terbilang unik. Jika pedagang pecel semanggi di wilayah Surabaya biasa pakai keranjang, cara jualan Aminah telah maju karena memanfaatkan jasa online. "Kalau dulu digendong sekarang pakai onli...

UKM Riau Harus Tahu : Pelaku Bisnis UKM Disarankan Mulai Beralih ke Iklan Digital

Jakarta : Pertumbuhan pengguna perangkat komputer dan gadget yang cukup pesat di Indonesia mendorong perkembangan ekosistem industri digital. Salah satu lini bisnis industri digital yang diprediksi akan terus bertumbuh adalah binis periklanan digital (digital advertising). Menurut data yang dirilis perusahaan riset eMarketer, nilai bisnis periklanan digital di seluruh dunia pada tahun 2012 adalah Rp 1,6 triliun, jumlah tersebut diproyeksikan akan meningkat dengan pesat pada 2016 menjadi Rp 13,3 triliun. Google sebagai perusahaan raksasa berbasis internet terbesar di dunia diakui mendominasi pasar iklan digital. Perusahaan yang berbasis di Mountain View, California itu menguasai 33,24% dari pasar periklanan digital global. Di Indonesia, Google menunjuk Gopher sebagai Google AdWords Premier Small & Medium Business Partner. Gopher Indonesia bertugas memberikan pelayanan produk-produk periklanan Google bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Chief Strategy Officer Gopher, Chintaka Ranatu...

Mantap, Teknologi Digital Dongkrak Pendapatan UKM hingga 80%

Jakarta - Deloitte Access Economics bersama Google Indonesia mengumumkan laporan penelitian hasil riset terbaru, yang mengungkap bahwa keterlibatan usaha kecil menengah (UKM) yang memanfaatkan dukungan teknologi digital ternyata dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi tahunan Indonesia sebesar 2 persen. "Kita bisa lihat semakin banyak pemanfaatan dari teknologi digital seperti media sosial, pita lebar (broadband) dan e-Commerce yang dapat memberikan banyak keuntungan yang sangat signifikan bagi UKM," kata Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara pada acara laporan riset pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diadakan oleh Google di Jakarta, Kamis (20/8/2015). Berdasarkan dari temuan Menkominfo, terdapat beberapa keuntungan yang bisa langsung dirasakan oleh UKM digital, beberapa diantaranya adalah mereka dipastikan akan mengalami kenaikan pendapatan hingga 80 persen. Keuntungan berikutnya adalah UKM digital akan memiliki kesempatan satu setengah kali lebih besar untuk menin...

Pemerintah Percepat Penerbitan Izin Usaha Mikro-Kecil

Jakarta - Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kementrian Koperasi dan UKM Yuana Sutyowati mengatakan, saat ini peraturan Bupati dan Walikota terkait izin usaha mikro dan kecil (IUMK) baru sebanyak 181 Perbup/Perwali, atau 33% dari jumlah kuota 540 Kabupaten dan Kota yang ada di Indonesia. Sementara jumlah IUMK yang sudah mendapatkan legalitas dari Camat sebanyak 134.329 UMK dan 2.716 UMK yang telah mendapatkan kartu IUMK dari Bank BRI. "Program IUMK merupakan program bersama antara Kementerian Koperasi dan UKM, Kementrian Perdagangan, serta Kementrian Dalam Negeri. Untuk tahun ini kami akan melakukan terobosan untuk meningkatkan respons pemerintah daerah terkait IUMK", kata Yuana Sutyowati, di Jakarta, Rabu (20/1). ‎Menurut Yuana, perlu langkah percepatan penerbitan IUMK. Untuk itu, pihaknya akan mensosialisasikan IUMK ke seluruh kabupaten/kota, mendorong Bupati/Walikota agar segera menerbitkan Perbup/Perwali tentang pendelegasian wewenang ke Camat, serta mengusulkan kepada p...

UKM Indonesia Cukup Unggul di ASEAN

JAKARTA -- UKM Indonesia Cukup Unggul di ASEAN : Usaha Kecil Menengah (UKM) Indonesia cukup unggul di kalangan negara-negara Asia Tenggara (ASEAN). Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Syarifuddin Hasan menyebutkan beberapa UKM yang cukup unggul antara lain bergerak di bidang furniture dan handicraft. UKM tersebut, kata dia, perlu didukung dari sisi permodalan. Ia mengatakan beberapa produk UKM yang sudah dikenal sering kali tidak bisa memenuhi pesanan karena kekurangan modal. Padahal, produknya sudah cukup diminati pasar. "Kadang pelaku usaha kita sudah mempromosikan barangnya, begitu dapat order malah bingung karena modalnya tidak ada," kata dia saat ditemui di sela-sela simposium Indonesia-Japan Relation and Economic Integration in East Asia, Senin (4/3). Keterbatasan modal ini menurut Syarif menjadi salah satu hambatan. Namun, ia optimis dalam persaingan dengan negara ASEAN, produk UKM Indonesia cukup unggul karena Indonesia memiliki sentuhan astistik dan buda...

Data Serta Jumlah UKM Kota Pekanbaru dan Riau

Data Serta Jumlah UKM Kota Pekanbaru dan Riau . Usaha kecil menengah saat ini memang tengah tumbuh di negara kita. Meski usaha skala kecil, namun perannya sangat berarti dalam upaya turut menopang perekonomian nasional dan menciptakan banyak lapangan kerja baru. Meski seseorang tidak punya ketrampilan sama sekali, mereka bebas memilih peluang bisnis UKM apa saja yang ingin ditekuni. Di luar soal permodalan, untuk membangun sebuah usaha kecil, seseorang hanya butuh tekad dan keseriusan dalam membangun usahanya. Pekanbaru sebagai kota yang memiliki iklim bisnis tinggi juga memiliki perkembangan bisnis UKM yang cukup baik. Edy Baskoro Yudhoyono (Ibas) bahkan menilai iklim bisnis UKM Kota Pekanbaru saat ini berjalan cukup baik. "Saya menilai sudah sangat baik, potensi.di pekanbaru ini. Dan sangat berkembang. Saya menyadari ini bukan kunjungan pertama saya melihat sentra-sentra UKM diberbagai kota. Dan, yang saya lihat dipekanbaru sangat cukup baik dan berbanding terbalik dengan daerah...

Pemprov Riau Janji Tingkatkan Kualitas Usaha UKM Riau Untuk Hadapi MEA

Pemprov Riau Janji Tingkatkan Kualitas Usaha UKM Riau Untuk Hadapi MEA , Pemerintah Provinsi Riau terus berupaya meningkatkan kualitas usaha dan produk dari 149 unit usaha kecil di daerah itu dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang bakal dimulai pada awal 2016. "Awal 2016 tercatat 600 juta penduduk di ASEAN yang potensial menjadi tujuan pemasaran produk dan jasa, yang sudah seharusnya bisa dimanfaatkan oleh usaha kecil dalam meningkatkan produktivitas usaha mereka," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Riau Darius Hosen, dalam keterangannya, Rabu (9/12/2015). Menurut Darius, dari 600 juta penduduk di kawasan MEA tentunya berpeluang bagi Indonesia menjadikan Myanmar, Laos, Kamboja, Singapura dan Malaysia, Thailand, dan lainnya sebagai daerah tujuan pemasaran barang dan jasa. Namun demikian, katanya, Indonesia harus siap berkompetensi di bidang pertanian, jasa, perdagangan dan lainnya sehingga pemerintah Provinsi Riau perlu terus mendorong pemilik usaha agar...

China Asean Expo 2015 : UKM Riau Panen Besar

China Asean Expo 2015 : UKM Riau Panen Besar . Provinsi Riau melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, memfasilitasi berbagai produk Usaha Kecil Menengah (UKM) daerah ini tampil di "China Asean Expo 2015". Pameran yang digelar di pusat Kota Nanning, Provinsi Guangxi, China 18 hingga 22 September itu, dipenuhi lebih kurang 11 ribu pengunjung setiap hari. Kehadiran peserta dari Provinsi Riau bisa disebut "langkah kanan" dan sukses besar. Pasalnya, beberapa produk UKM yang dibawa habis terjual diserbu pembeli antara lain, lukisan sulam pita, kombinasi rajut belacu dan quitting, madu dan cinnamon, kopi luwak, tenunan siak, batik Riau, mie sagu, minyak goreng sawit, batu akik Kuantan Singingi, mebel akar, pisang salai, lempuk durian, kerupuk lado dan beberapa jenis kerajinan tangan lainnya. Menurut Hj. Mursidah yang memboyong kain tenunan Siak, dia tidak menyangka, kain dengan corak warna warni itu ludes terjual dalam tempo dua hari. "Saya memang tak membawa bany...

Kemasan Produk UKM Riau Belum Menjual, Diperlukan Sentuhan Menarik

Kemasan Produk UKM Riau Belum Menjual , Diperlukan Sentuhan Menarik.  Pasca mengikuti pameran China Asia Expo 2015 di Cina akhir September lalu, diketahui bahwa produk-produk Usaha Kecil Menengah (UKM) di Provinsi Riau belum menjual. Khususnya dari segi kemasan yang masih memerlukan sentuhan lebih menarik lagi, sehingga masyarakat sebagai pembeli dapat tertarik dengan tujuan dapat menggerakkan roda perekonomian. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Riau M Firdaus saat berbincang dengan Riau Pos, akhir pekan kemarin. Menurutnya, dalam mengikuti pameran di Cina kemarin, memang Pemprov Riau juga melihat dan membandingkan dengan peserta lain terutama dari produk UKM . "Banyak memang kelemahan produk kita. Kemasan misalnya kurang menarik sehingga belum menjual. Packaging ini yang harus dibenahi," ujarnya. Kelemahan kita di Riau lanjutnya, kontennya belum kelihatan. Dicontohkan Firdaus seperti misalnya produk kacang, berapa protei...

Hadapi MEA, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Riau Permudah Izin UKM di Riau

Hadapi MEA, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Riau Permudah Izin UKM di Riau . Jelang hadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Riau terus mempersiapkan diri bagi segenap lapisan masyarakat memiliki mental saing dan mengasah jiwa enterpreneurship. Salah satu bukti konkrit yang ditawarkan oleh Dinas adalah dengan menjanjikan untuk mempermudah pengurusan izin Usaha Kecil Menengah (UKM) seperti yang selama ini dikeluhkan oleh masyarakat. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Riau Darius Husein pada Sabtu (16/01/16) menuturkan “Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan kemudahan izin usaha pelaku UKM, "sekarang cukup dilakukan di Kantor Camat, jadi pelaku usaha tidak kesulitan lagi,” ujarnya. Darius juga menuturkan saat ini sudah ada 3 Kabupaten yang melakukannya, yakni Kota Pekanbaru, Kabupaten Kuantan Singingi dan Kabupaten Pelalawan, “Kabupaten/Kota lain di Riau juga harus melakukan itu,” tambahnya. Saat ini dilaporkan ada kurang lebih 500...

Asosiasi Pedagang Pasar : Pemerintah Permudah Akses Kredit bagi UKM

Asosiasi Pedagang Pasar : Pemerintah Permudah Akses Kredit bagi UKM .  Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia yang juga membawahi sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Koperasi dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. (Legislatif.co) JAKARTA- Target pemerintah untuk menetapkan suku bunga perbankan single digit sampai akhir 2016, kelihatannya sulit dilaksanakan. Meskipun pihak Bank Indonaesia telah menurunkan BI rate tiga kali dari 7,5% menjadi 6,75%. Dari kalangan perbankan nampaknya perlu waktu untuk menurunkan suku bunganya. Bahkan ada yang menyebut, tiga bulan ke depan, perbankan baru berani menurunkannya. Itupun, turunnya hanya secuil.Kondisi ini, menurut Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia yang juga membawahi sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Koperasi dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno sangatlah memberatkan sektor usaha. Selain masih tingginya suku bunga khususnya kredit, kata Sandiaga, kalangan pengusaha masih banyak yang mengeluhkan soal berbelitnya...

Diskop dan UMKM Riau Hadiri Rakor Kementerian Koperasi dan UKM RI di Yogyakarta

Diskop dan UMKM Riau Hadiri Rakor Kementerian Koperasi dan UKM RI di Yogyakarta .  Pekanbaru (KUMKM Riau) - Kementerian Koperasi dan UKM RI Bidang Restrukturisasi Usaha melaksanakan Rapar Koordinasi dalam rangka singkronisasi program T.A. 2016 dan 2017, Rabu 16 Maret 2016 bertempat di The Sahid Rich Yogyakarta. Menurut menteri koperasi yang diwakili Deputi bidang restrukturisasi usaha ibu Ir. Yuhana Sutiyowati Badrus, MM Mengatakan ada beberapa hal yang menjadi perhatian kementerian yaitu pengembangan investasi usaha, pendampingan usaha, pengembangan dan penguatan usaha. Di bidang pengembangan investasi usaha adanya usaha optimalisasi peran koperasi dalam pengelolaan gudang dengan Sistim resi gudang, pengelolaan gudang harus berbentuk badan usaha yang ber Badan Hukum. Di bidang pendampingan usaha adanya pendampingan usaha terpadu melalui pusat layanan usaha terpadu (PLUT), dengan sudah dibangun beberapa gedung PLUT di Beberapa Provinsi Kedepan diusahakan untuk Setiap provinsi punya ge...

UKM Tidak Perlu Urus Izin Usaha, Ini Permintaan Menteri Susi

Jakarta - UKM Tidak Perlu Urus Izin Usaha, Ini Permintaan Menteri Susi . Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan, agar dapat bersaing saat pemberlakuan pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015, maka kualitas pelayanan publik di Indonesia harus segera diperbaiki, terutama dalam hal perizinan. "Jadi kalau ingin pebisnis Indonesia bisa bersaing di pasaran ASEAN, kita harus bikin mereka kuat dengan support policy dan pelayanan," ujar Susi di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (4/12/2014). Dia mencontohkan, salah satu sulitnya perizinan di Indonesia, yaitu soal perizinan bagi usaha kecil dan menengah (UKM) yang seharusnya tidak perlu ada. "Izin yang tidak perlu untuk pelaku usaha, kenapa UKM hrus bikin izin. kalau Orang mau jualan pisang kenapa harus bikin SIUP (surat izin usaha perdagangan), bikin licence. When the people want to do something untuk negara, jangan buat mereka menunggu, mengemis. Jadi kesadaran ini yang harus tumbuh di lini biro...

Program : 1000 UKM Riau Go Online

Program : 1000 UKM Riau Go Online . Salam sukses untuk anda semua wahai para Pejuang Ekonomi Indonesia, Pelaku dan Pengusaha UKM :D Ada kabar gembira untuk anda pelaku Bisnis UKM, saatnya anda terjun ke kancah yang lebih luas, ke peluang yang sangat hebat, ke masa Internet Digital Marketing, ke ERA MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN). Dimana hal ini mau tidak mau kita harus ikut mengambil bagian didalamnya, jika kita tidak ingin tergilas oleh perkembangan jaman yang serba canggih dan mutakhir ini, sudah waktunya kita berperan aktif dalam menyambut dan menghadapi Era MEA ini. Karena jika kita tidak terjun langsung kedalamnya, kita akan ketinggalan kereta jaman yang sungguh melaju sangat kencang :D Ayo bangkit, ayo semangat, mari kita taklukan MEA ini, jangan sampai kita hanya menjadi penonton, manfaatkan sebaik-baiknya kesempatan hebat ini, kesempatan kita lebih maju dan usaha UKM kita dapat di lihat dan dikenal keseluruh penjuru dunia. Kami selaku pemain di bidang web design ikut ambil bag...

UKM Go Online : Inilah Keuntungan Usaha UKM Anda Online!

UKM Go Online : Inilah Keuntungan Usaha UKM Anda Online !.  Ketika anda memiliki sebuah produk yg merupakan hasil olahan pribadi atau skala home industri, tentunya anda berminat produk kamu lebih dikenal supaya laba yg didapatkan pula lebih banyak. Oleh karenanya, dalam akhirnya banyak pengusaha UKM yg akhirnya coba mempopulerkan produknya via website atau media umum secara online. Namun apa keuntungan laba usaha UKM go online apabila dibandingkan beserta taktik bisnis konvensional? Lahirnya Inovasi - Inovasi Baru Produk Anda Ketika anda menjual produk melalui sistem online, tentunya akan ada beberapa produk yang mungkin memiliki bahan baku serupa beserta produk anda. Hal inilah yang secara pribadi akan memicu anda untuk berinovasi supaya produk UKM yang anda produksi memiliki daya saing yang bertenaga. Contohnya saja ketika anda menjual kuliner kering dalam bentuk bungkus dan sehabis berjalan 1 tahun ternyata terdapat produk tidak sama yg serupa beserta milik anda, maka supaya konsume...

Hadapi MEA, UKM Riau Gunakan Jurus Marketing Online dan Offline

Hadapi MEA, UKM Riau Gunakan Jurus Marketing Online dan Offline .  Kondisi perekonomian Indonesia diramalkan masih optimis tahun 2016. Hal ini disampaikan oleh Hermawan Kristiadi, founder dari Mark Plus Inc. Ia memperkirakan pada 2016 Indonesia masih akan mengalami tahun yang penuh dengan ketidakpastian. Beberapa faktor yang memengaruhi antara lain mulai efektifnya era Masyarakat Ekonomi ASEAN yang belakangan ini sedang menjalani tahap warming up. Selain itu, perang ekonomi antara dua negara adikuasa, yaitu Amerika Serikat dan Tiongkok, juga akan memberi pengaruh signifikan. “Saya dapat kabar sekarang 2.000 sopir taksi di Vietnam, sedang belajar bahasa Indonesia. Sedangkan di Thailand malah belajar bahasa Jawa. Belum lagi Tiongkok dan Amerika yang masih berseteru dalam perang dingin ekonomi,” ujar Hermawan. Meski demikian, ia masih optimis. Menurutnya, kondisi ini pada sisi lain juga dapat menciptakan peluang-peluang pasar baru yang harus diperhatikan oleh para pelaku bisnis guna menen...

Era MEA, Inilah Tantangan dan Peluang UKM Riau

Era MEA, Inilah Tantangan dan Peluang UKM Riau . Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 segera dimulai. Tinggal setahun lagi bagi MEA mempersiapkan hal ini. I Wayan Dipta, Deputi Bidang Pengkajian Sumberdaya UKMK, Kementerian Koperasi dan UKM RI yang ditemui SWA Online beberapa waktu lalu menjelaskan beberapa data mengenai tantangan dan peluang Usaha Kecil Menengah (UKM) khususnya di Indonesia dalam menghadapi MEA 2015. Menurutnya, total Gross Domestic Product (GDP) ASEAN tercatat di ASEAN Secretary di tahun 2012 lalu menembus angka US$ 2.327 miliar dengan pasar sebesar US$ 600 juta. Angka ini akan terus bertambah apalagi ekonomi ASEAN memiliki daya tarik yang tinggi. sebagian besar perdagangan barang intra-ASEAN menikmati tarif 0% (zero tarif). Oleh karenanya ASEAN mampu bertahan ditengah krisis belahan dunia lainnya. Hasil survei Japan ASEAN Integration Fund (JAIF) pada 2012 lalu mencatat 73% para pelaku bisnis di ASEAN yang menjadi responden berpandangan bahwa integrasi ASEAN akan me...