Sebanyak 2.134 Koperasi di Riau Tercatat Tidak Lagi Aktif. PEKANBARU (KUMKM Riau) - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Provinsi Riau menginventarisir 2.134 unit koperasi yang terdata sudah tidak lagi aktif. Koperasi ini berasal dari 12 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau.
Kabid Koperasi Dinas Koperasi dan UMKM Riau, Alfizar menyebutkan Kementerian Koperasi dan UKM sudah meminta daerah-daerah melakulan pendataan koperasi. Untuk koperasi yang tidak aktif, daerah juga diminta melakukan pengajuan untuk dibubarkan. "Saat ini pembubaran koperasi hanya bisa dilakukan Kementerian," sebutnya pada Senin (1/8).
Alfizar mengatakan pihaknya sudah melakukan pendataan bersama dengan kabupaten/kota terhadap koperasi yang ada. Jika ada koperasi yang bertahun-tahun tidak melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT), maka bisa diajukan untuk dibekukan. "Termasuk koperasi yang terdata, namun di lapangan alamatnya sudah tidak ditemukan lagi," katanya.
Alfizar menjelaskan bahwa banyaknya koperasi yang tidak aktif karena SDM koperasi yang kurang kompeten. "Selain itu ada juga koperasi yang dibuat hanya untuk menerima bantuan tanpa paham makna koperasi," ujarnya.
Untuk itu Pemda melakukan invetarisasi dan pembinaan agar bisa memaksimalkan koperasi yang aktif. (Abd)
Sumber : galeri-kumkm.riau.go.id
Kabid Koperasi Dinas Koperasi dan UMKM Riau, Alfizar menyebutkan Kementerian Koperasi dan UKM sudah meminta daerah-daerah melakulan pendataan koperasi. Untuk koperasi yang tidak aktif, daerah juga diminta melakukan pengajuan untuk dibubarkan. "Saat ini pembubaran koperasi hanya bisa dilakukan Kementerian," sebutnya pada Senin (1/8).
Alfizar mengatakan pihaknya sudah melakukan pendataan bersama dengan kabupaten/kota terhadap koperasi yang ada. Jika ada koperasi yang bertahun-tahun tidak melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT), maka bisa diajukan untuk dibekukan. "Termasuk koperasi yang terdata, namun di lapangan alamatnya sudah tidak ditemukan lagi," katanya.
"Laporan pertanggungjawaban pada RAT diadakan setiap tahun, kalau tidak ada ini dikategorikan tidak aktif," kata Alfizar.
Alfizar memaparkan dari 5.185 unit koperasi yang terdata, 2134 unit dikategorikan tidak aktif serta 3.134 unit tergolong aktif. Untuk binaan provinsi, ada 165 koperasi pada awal tahun 2016.
Alfizar menjelaskan bahwa banyaknya koperasi yang tidak aktif karena SDM koperasi yang kurang kompeten. "Selain itu ada juga koperasi yang dibuat hanya untuk menerima bantuan tanpa paham makna koperasi," ujarnya.
Untuk itu Pemda melakukan invetarisasi dan pembinaan agar bisa memaksimalkan koperasi yang aktif. (Abd)
Sumber : galeri-kumkm.riau.go.id
Komentar
Posting Komentar