Sambut Kemerdekaan, Telkom akan Perkuat Kampung UKM Digital di Indonesia Timur. PT.Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) akan memperkuat keberadaan Kampung UKM Digital di bagian timur Indonesia jelang hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 pada 17 Agustus mendatang.
Diungkapkannya, saat ini ada sekitar 153 Kampung UKM Digital sudah beroperasi. “Targetnya nanti ada 71 Kampung UKM Digital yang menikmati true broadband. Boleh saja Anda pakai hitungan matematis, mustahil mencapai angka 300 dalam waktu singkat. Tetapi ini Telkom, kami punya pasukan yang spartan untuk meraih target,” katanya.
Diharapkannya, pembukaan Kampung UKM Digital yang kian massif akan membuat perekonomian di daerah bergerak lebih kencang karena ada uang mengalir baik dari dalam negeri atau luar negeri. “Berjualan di Internet itu borderless. Ini kalau kita genjot kencang bisa lebih dahsyat dari Tax Amensty uang masuk untuk perekonomian. UKM itu berkontribusi 59% bagi GDP Indonesia,” tegasnya.
EVP Telkom Regional VII M. Firdaus menambahkan, belum lama ini telah dibuka satu Kampung UKM Digital di Bone. “Kami gandeng UKM Songko To Bone dan UKM Perternakan Sapi Tengnga, Desa Tanah Tengnga Kecamatan Palakka,” ungkapnya.
Ditambahkannya, selama ini belum ada Kampung UKM Digital dari Telkom yang menggarap peternak sapi. “Ini pertama kali kita lakukan digitalisasi bagi peternak sapi di Indonesia,” jelasnya.
Lebih lanjut dikatakannya saat ini Kampung UKM yang ada di wilayah regional 7 terdapat 4 di Makassar, satu di Ambon dan Manado, dan tiga di Sulawesi Tengah. Dalam rangka HUT RI ke-71 akan dibuka dua Kampung UKM Digital di Merauke, dan masing-masing satu di Makassar, Manado, Ambon, Kendari, dan Pare-pare.
Sekadar diketahui, kampung UKM Digital dilansir Telkom sejak Juni 2015 untuk melengkapi gerakan pengembangan UKM yang telah dicanangkan seperti roadshow BAGUS Indonesia, Sentra UKM, Kampung Nelayan Digital.
Sepanjang 2015, Telkom berhasil menghadirkan 60 Kampung UKM Digital. Tahun ini target ambisius ditiupkan yakni 300 Kampung UKM Digital.
Salah satu kriteria penting dalam pemilihan dan pembentukan Kampung UKM Digital adalah adanya relawan yang akan menjadi partner Telkom dalam menggerakkan aktifitas Kampung UKM Digital di kesehariannya. Melalui relawan inilah Telkom mengatur agenda sosialisasi baik fisik maupun digital (video Conference), serta memonitor pemanfaatan ICT bagi pelaku UKM yang ada.
Sumber: indotelko.com
“Salah satu kado yang kami siapkan untuk HUT RI ke-71 adalah menambah terus jumlah Kampung UKM Digital. Targetnya bisa 300 kampung UKM Digital ready pada hari Kemerdekaan. Salah satu yang menjadi prioritas sebarannya di Indonesia bagian timur,” ungkap Direktur Enterprise dan Business Service Telkom Muhammad Awaluddin.
Diungkapkannya, saat ini ada sekitar 153 Kampung UKM Digital sudah beroperasi. “Targetnya nanti ada 71 Kampung UKM Digital yang menikmati true broadband. Boleh saja Anda pakai hitungan matematis, mustahil mencapai angka 300 dalam waktu singkat. Tetapi ini Telkom, kami punya pasukan yang spartan untuk meraih target,” katanya.
Diharapkannya, pembukaan Kampung UKM Digital yang kian massif akan membuat perekonomian di daerah bergerak lebih kencang karena ada uang mengalir baik dari dalam negeri atau luar negeri. “Berjualan di Internet itu borderless. Ini kalau kita genjot kencang bisa lebih dahsyat dari Tax Amensty uang masuk untuk perekonomian. UKM itu berkontribusi 59% bagi GDP Indonesia,” tegasnya.
EVP Telkom Regional VII M. Firdaus menambahkan, belum lama ini telah dibuka satu Kampung UKM Digital di Bone. “Kami gandeng UKM Songko To Bone dan UKM Perternakan Sapi Tengnga, Desa Tanah Tengnga Kecamatan Palakka,” ungkapnya.
Ditambahkannya, selama ini belum ada Kampung UKM Digital dari Telkom yang menggarap peternak sapi. “Ini pertama kali kita lakukan digitalisasi bagi peternak sapi di Indonesia,” jelasnya.
Lebih lanjut dikatakannya saat ini Kampung UKM yang ada di wilayah regional 7 terdapat 4 di Makassar, satu di Ambon dan Manado, dan tiga di Sulawesi Tengah. Dalam rangka HUT RI ke-71 akan dibuka dua Kampung UKM Digital di Merauke, dan masing-masing satu di Makassar, Manado, Ambon, Kendari, dan Pare-pare.
Sekadar diketahui, kampung UKM Digital dilansir Telkom sejak Juni 2015 untuk melengkapi gerakan pengembangan UKM yang telah dicanangkan seperti roadshow BAGUS Indonesia, Sentra UKM, Kampung Nelayan Digital.
Sepanjang 2015, Telkom berhasil menghadirkan 60 Kampung UKM Digital. Tahun ini target ambisius ditiupkan yakni 300 Kampung UKM Digital.
Salah satu kriteria penting dalam pemilihan dan pembentukan Kampung UKM Digital adalah adanya relawan yang akan menjadi partner Telkom dalam menggerakkan aktifitas Kampung UKM Digital di kesehariannya. Melalui relawan inilah Telkom mengatur agenda sosialisasi baik fisik maupun digital (video Conference), serta memonitor pemanfaatan ICT bagi pelaku UKM yang ada.
Sumber: indotelko.com
Komentar
Posting Komentar