Langsung ke konten utama

Hadapi Tantangan MEA : DPRD Riau Dorong Terciptanya Regulasi Tenaga Kesehatan

Hadapi Tantangan MEA : DPRD Riau Dorong Terciptanya Regulasi Tenaga Kesehatan. Pekanbaru -  Ikatan Pemuda Mahasiswa Kesehatan Riau (IPM-KesRI) Taja seminar Nasional mengenai tantangan dan peluang tenaga kesehatan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asen (MEA).

Agenda yang dihadiri oleh Profesor. Dr. acobat Ganji dan Wakil Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) ini dilaksanakan di Ruang seminar pustaka wilayah.

Acobat menjelaskan bahwa Pemuda harus taklukan tantangan MEA dengan menepa diri, meningkatkan kapasitas dan profesionalisme. Untuk itu diperlukan 3 strategi dalam menghadapi MEA ini.
"Saya kira perlu dipersiapkan kesiapan Institusi kesehatan, kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan dan kesiapan institusi pemerintah," ujarnya, kemaren (6/8/16).

Dalam persiapan institusi kesehatan dibutuhkan Akreditasi di institusi pendidikan dimana berstandarkan akreditasi yaitu Internasional Organization for Standardization (ISO) dan Joint Commision International (JCI).

Selain itu juga perlu adanya akreditasi di fasilitas pelayanan kesehatan dimana rumah sakit menggunakan Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), ISO dan JCI. Sedangkan Puskesmas menggunakan KAPP dan ISO.

Tidak hanya itu, menurutnya, SDM kesehatan harus berkompetensi standar internasional dengan melakukan peningkatan teknis medis , kerja sama dan penguasaan bahasa. Sementara pemerintah dari Kemenkes, Badan BPOM, Menaker, 32 Dinas Kesehatan Seluruh Provinsi di Indonesia dan 154 kabupaten/kota di Indonesia.

Tambahnya lagi, secara khusus hal yang paling penting dilakukan adalah meningkatkan pelayanan cepat dan nyaman, penguasaan bahasa, keterampilan penggunaan teknologi, sistem informasi pasien, pelayanan kontinum, peningkatan rumah sakit, sistem pembayaran, pengawasab file pasien, sistem pengobatan, surveylans, sistem pengamanan/proteksi, pengendalian Infeksi, modifikasi tarif medis, komunikasi dan persiapan emergensi.

Mendukung pernyataan dari Acobat, Wakil DPRD, Noviwaldy Jusman menuturkan perlunya regulasi terkait tenaga kesehatan dalam menghadapi MEA. Sebab, sampai saat ini belum ada peraturan daerah yang disusun terkait tenaga kesehatan dalam rangka MEA.
"Kedepan DPRD akan mendorong terciptanya regulasi terkait tenaga kesehatan khususnya di Provinsi Riau," sambungnya mengakhiri. R24/ntg

Sumber : riau24.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEO Pekanbaru

Perkenalkan kami adalah Tim SEO Handal dan solid di Pekanbaru Riau dan Indonesia. Kami Sudah memiliki banyak project SEO yang kami tanggani, dan alhamdulillah semaunya berhasil dengan memuaskan.. Tim  SEOGOSEO   bekerja dibawah manajemen RWD yang sudah terbukti menguasai sekitar 80% untuk kata kunci bjasa web pekanbaru, jasa website Riau, Bisnis Riau dan kata kunci SEO sendiri untuk daerah Pekanbaru dan Riau. Saya yakin jika anda sering mencari kata kunci di google yang bersinggungan dengan web, bisnis, hosting, domain serta SEO di Pekanbaru dan Riau. Sudah dapat dipastikan anda akan menemukan web,   RWD ,  Riau Web Design , UKM Riau, SEOgoSeo dan jaringan web kami lainnya. Belajar SEO  bukan belajar akal-akalan atau hanya teori belaka, tapi belajar SEO harus dibuktikan dengan hadirnya web kita dihalaman pertama search engine. Karena SEO harus dibuktikan dengan praktek web langsung, bukan hanya sekedar teori. Anda boleh cek dan coba dengan katak kunci bisnis riau, ukm riau, peluang us...

Inilah Usaha Kecil yang Menguntungkan !

Inilah Usaha Kecil yang Menguntungkan !.  Contoh Bisnis Kecil yang Menguntungkan – Program usaha kecil menjadi salah satu harapan yang dapat membantu mengurangi permasalahan kemiskinan dan pengangguran di Indonesia. Berbagai usaha kecil yang menguntungkan bagi masyarakat hendaknya semakin ditingkatkan untuk menuju Indonesia lebih sejahtera lagi. Contoh-Usaha-KecilKeinginan untuk membangun sebuah usaha kecil kadang kala terkendala. Hal ini diakibatkan sulitnya menentukan contoh usaha kecil yang menguntungkan. Bahkan, faktor kekurangan dana merupakan salah satu kendala yang paling tersulit yang harus dihadapi masyarakat untuk memulai usaha kecil-kecilan yang dapat menopang ekonomi kearah yang lebih baik lagi. Mungkin ada sebagian diantara teman-teman yang sedang mencari refrensi mengenai berbagai hal yang terkait dengan contoh usaha kecil, seperti misalnya contoh home industri, contoh usaha kecil kecilan, contoh usaha dengan modal kecil, contoh UKM (usaha kecil menengah) dan contoh usa...

Perbankan & Koperasi di Kabupaten Rohil

Perbankan & Koperasi di Kabupaten Rohil , UKM Rohil, dinas koperasi rohil, informasi Perbankan & Koperasi di Kabupaten Rohil ini di ambil dari situs resmi Kabupaten Rokan Hilir - Rohil : Data Koperasi Tahun 2014 Kebijakan pemerintah di bidang koperasi adalah mengarahkan dan meningkatkan peranan serta kemampuan usaha koperasi. Usaha tersebut dikumpulkan antara lain dengan memberikan fasilitas PMDN kepada perusahaan swasta nasional yang mengikutsertakan koperasi dalam usahanya. Pada tahun 2014 di Kabupaten Rokan Hilir tercatat 508 unit Koperasi yang terdiri dari 25 KUD, 76 Simpan pinjam , 22 koperasi Fungsional, 226 koperasi serba usaha dan 159 koperasi lainnya, Di lihat dari penyebarannya sebanyak 130 unit koperasi di Kecamatan Bagan Sinembah, 87 Unit koperasi di Kecamatan Bangko, 46 unit koperasi di Kecamatan Kubu, 64 unit Koperasi di kecamatan tanah putih dan 45 unit koperasi di Kecamatan Pujud. Dari sejumlah koperasi yang ada, terdapat 26.581 anggota yang terdiri dari 2.136 ...