Bisnis Riau. Riau Bisnis, Peluang Usaha di Riau, Peluang Usaha di Pekanbaru. Peluang Bisnis di Pekanbaru. Peluang Usaha Bisnis Sampingan Dari Rumah dengan Modal Kecil untuk Ibu rumah Tangga, Karyawan/Pekerja kantoran, Mahasiswa dll di Pekanbaru, Dumai, Riau dan sekitarnya yang ingin Mendapatkan Penghasilan Tambahan atau ingin Memiliki Usaha/Bisnis Sampingan dengan Modal Kecil yang Bagus, Menjanjikan, Telah Terbukti dan Bisa dijalankan Secara Online, Offline
Pertumbuhan Ekonomi Riau Triwulan I Membaik, Perekonomian Provinsi Riau triwulan I tahun 2016 tumbuh sebesar 2,34 persen membaik bila dibandingkan triwulan I tahun 2015 lalu.
"Pertumbuhan ekonomi didukung oleh hampir semua lapangan usaha, kecuali sektor pertambangan dan penggalian yang mengalami kontraksi 2,92 persen dan administrasi pemerintahan dengan kontraksi 5,07 persen," tutur Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Mawardi Arsyad, Rabu (4/5/2016) di Pekanbaru.
Dijelaskan Mawardi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh pengadaan listrik dan gas yang mencapai 19,6 persen, diikuti sektor jasa lainnya yang mencapai 5,65 persen, dan Industri pengolahan sebesar 5,48 persen.
Secara spasial pada triwulan I tahun 2016, Riau berkontribusi sebesar 5,39 persen. Sehingga, tahun ini Riau merupakan provinsi dengan PDRB terbesar ke-5 di Indonesia dan terbesar di Pulau Sumatera.(MC Riau/rat)
sumber : media center riau
Pertumbuhan Ekonomi Riau Triwulan I Membaik, Perekonomian Provinsi Riau triwulan I tahun 2016 tumbuh sebesar 2,34 persen membaik bila dibandingkan triwulan I tahun 2015 lalu.
"Pertumbuhan ekonomi didukung oleh hampir semua lapangan usaha, kecuali sektor pertambangan dan penggalian yang mengalami kontraksi 2,92 persen dan administrasi pemerintahan dengan kontraksi 5,07 persen," tutur Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Mawardi Arsyad, Rabu (4/5/2016) di Pekanbaru.
Dijelaskan Mawardi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh pengadaan listrik dan gas yang mencapai 19,6 persen, diikuti sektor jasa lainnya yang mencapai 5,65 persen, dan Industri pengolahan sebesar 5,48 persen.
"Diukur berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar berlaku triwulan I tahun 2016 mencapai Rp162,19 triliun dan atas dasar harga konstan tahun 2010 mencapai Rp110,20 triliun," tuturnya.
Secara spasial pada triwulan I tahun 2016, Riau berkontribusi sebesar 5,39 persen. Sehingga, tahun ini Riau merupakan provinsi dengan PDRB terbesar ke-5 di Indonesia dan terbesar di Pulau Sumatera.(MC Riau/rat)
sumber : media center riau
Komentar
Posting Komentar