UKMRiau, UMKM Pekanbaru Sekarang Berbaziz Teknology - Dinas Koperasi dan UMKM Kota Pekanbaru bersama mitra selenggarakan pameran dan bazar UMKM di Pelataran Mall SKA.
Pameran dan Bazar kali ini sistimnya berbeda dari sebelumnya bahkan diklim baru pertama kali di selenggarakan di tanah air.
Perbedaan itu berada pada proses transaksinya diarena bazar dan pameran. Dinas Koperasi dan UMKM mengedepankan sistim teknologi. Artinya, transaksi dengan sistim Non tunai, kata Sekertaris Diskop UMKM Pekanbaru, Ardiansyah SSTP, rabu (27/7).
Dijelaskan Ardian, bazar dan pameran dengan transaksi non tunai ini, sama sekali tidak dilakukan proses bayar langsung dalam bentuk uang tunai. Melainkan dengan menggunakan teknologi smartfon atau sejenisnya.
Dengan terlebih dahulu men download aplikasinya, dan nanti dalam transaksi menggunakan barcode. Untuk proses transaksi ini, akan dibantu petugas yang siap selalu mendampingi dalm kegiatan tersebut, kata Ardiansyah.
Mulai dikembangkan sistim teknologi ini, untuk memberikan pemahaman pada pelaku usaha untuk bertransaksi berbasis teknologi, apalagi saat ini sudah di era ekonomi global, jelasnya.
Sistim ini akan terus dikembangkan dan dijalani, agar transaksi non tunai dapat dimengerti baik pelaku usaha atau konsumen, sehingga tidak kesulitan saat dihadapkan dengan sistim teknologi dalam menjalani masyarakat ekonomia asean.
Dengan demikian masyarakat tidak pesimis karena di negeri sendiri ada dan mampu memproduksi dengan kualitas nasional hingga Internasional, dan mampu bertransaksi dengan mengunakan sistim teknologi, jelasnya.
Sumber : galeri-kumkm.riau.go.id
Pameran dan Bazar kali ini sistimnya berbeda dari sebelumnya bahkan diklim baru pertama kali di selenggarakan di tanah air.
Perbedaan itu berada pada proses transaksinya diarena bazar dan pameran. Dinas Koperasi dan UMKM mengedepankan sistim teknologi. Artinya, transaksi dengan sistim Non tunai, kata Sekertaris Diskop UMKM Pekanbaru, Ardiansyah SSTP, rabu (27/7).
Dijelaskan Ardian, bazar dan pameran dengan transaksi non tunai ini, sama sekali tidak dilakukan proses bayar langsung dalam bentuk uang tunai. Melainkan dengan menggunakan teknologi smartfon atau sejenisnya.
Dengan terlebih dahulu men download aplikasinya, dan nanti dalam transaksi menggunakan barcode. Untuk proses transaksi ini, akan dibantu petugas yang siap selalu mendampingi dalm kegiatan tersebut, kata Ardiansyah.
Mulai dikembangkan sistim teknologi ini, untuk memberikan pemahaman pada pelaku usaha untuk bertransaksi berbasis teknologi, apalagi saat ini sudah di era ekonomi global, jelasnya.
Sistim ini akan terus dikembangkan dan dijalani, agar transaksi non tunai dapat dimengerti baik pelaku usaha atau konsumen, sehingga tidak kesulitan saat dihadapkan dengan sistim teknologi dalam menjalani masyarakat ekonomia asean.
Dengan demikian masyarakat tidak pesimis karena di negeri sendiri ada dan mampu memproduksi dengan kualitas nasional hingga Internasional, dan mampu bertransaksi dengan mengunakan sistim teknologi, jelasnya.
Sumber : galeri-kumkm.riau.go.id
Komentar
Posting Komentar