Klinik KOPERASI Dan UMKM Kota Pekanbaru. Saat ini kota Pekanbaru telah memiliki Klinik Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program yang diluncurkan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Koperasi dan UKM ini akan menyediakan layanan pengembangan usaha cepat, mudah, dan profesional berorientasi pemecahan masalah usaha.
“Klinik ini baru kita luncurkan pada akhir Juli 2014, dengan tujuan sebagai upaya komprehensif dan berkesinambungan dalam membina dan memberdayakan koperasi dan UMKM,” kata Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi UMKM Pekanbaru Hardiwan di Pekanbaru, Minggu dilansir Antara Riau.
Ia mengatakan klinik juga bertujuan mengurangi tingkat kemiskinan dan pengangguran dengan menciptakan dan menumbuhkan wirausaha baru, serta sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, dan memberikan layanan pengembangan usaha bagi masyarakat UMKM dan Koperasi.
“Kita memberikan konsultasi usaha, mulai dari merintis dan bagaimana mengembangkan,” katanya.
Ia menjelaskan klinik itu memberikan beberapa jenis pelayanan, yaitu konsultasi bisnis, informasi bisnis, advokasi dan pendampingan, pelatihan singkat, akses pembiayaan, dan akses pemasaran.
“Sejak klinik ini terbentuk telah dua kali dilaksanakan pelatihan untuk koperasi dan UMKM yang tiap pelatihan diikuti 25 kelompok, pelatihan diberikan oleh akademisi dari perguruan tinggi dengan materi manajemen UMKM,” ujarnya.
Ia menyatakan saat ini ada 12.000 UMKM di Kota Pekanbaru yang bergerak di bidang perdagangan dan jasa, seperti usaha kerajinan tenun, rotan, songket, makanan kering, dan kue.
Dinas Koperasi UMKM bertugas melakukan pembinaan dengan mengunjungi pelaku usaha untuk melihat bagaimana kualitas dan kemasan produk yang akan dipasarkan, serta memberikan solusi pemasaran.
“Tugas kita membina mereka, memberikan arahan agar ada peningkatan usaha dari sisi kualitas dan pemasaran, kita bantu mereka ikut di berbagai kegiatan yang dilaksanakan di mal dan bahkan ada produk seperti makanan yang telah di jual di ritel, contohnya bolu kemojo,” katanya.
Ia mengatakan saat ini ada 25 UMKM perajin rotan Kota Pekanbaru yang mengikuti pelatihan yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi UMKM Provinsi Riau di Balai Diklat.
“Untuk pelatihan ini kita rekomendasikan pengrajin rotan di Kecamatan Rumbai Pesisir yang menjual usahanya di Jalan Yos Sudarso,” katanya.
Sumber : http://dipenda.pekanbaru.go.id
Komentar
Posting Komentar